Potensi Alam Melimpah, Banyuwangi Pacu Pengembangan Sport Tourism

0
375
Berita Banyuwangi, jenggirat tangi, info banyuwangi, seputar banyuwangi, info banyuwangi terbaru, berita banyuwangi terbaru, pariwisata banyuwangi, iklan banyuwangi, promosi banyuwangi, pasang iklan banyuwangi, kirim berita banyuwangi, berita unik banyuwangi, wisata banyuwangi,

Banyuwangi – Sebanyak 500 pelari meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Sabtu (3/12). Para peserta disuguhi bentang alam kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen yang indah di sepanjang rute.

Lomba lari ini mengambil start di lapangan perkebunan karet dan kopi Kalibendo, Banyuwangi. Ratusan peserta dari berbagai kota di Indonesia, berpacu mencapai waktu tercepat setelah dilepas Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Banyuwangi Ijen Green Run terdiri atas tiga kategori, yaitu kelas 6 Kilometer (Km), 12 Km, hingga 25 Km. Dalam ajang sport tourism ini, para pelari tak hanya disuguhkan bentang alam yang hijau dan menakjubkan, tapi juga suguhan kultur kehidupan ala masyarakat pegunungan. Para peserta menyusuri jalur yang melalui cukup menantang, mulai dari tanjakan, turunan yang curam sampai menyeberangi sungai.

Ajang Banyuwangi Ijen Green Run 2016

Peserta juga disuguhi buah-buahan yang banyak tumbuh di sekitar lereng Gunung Ijen dan berbagai kuliner yang berbahan dasar hasil pertanian di sana. Rute yang dilalui juga melewati pemukiman warga desa. Beberapa warga bahkan menyambut para pelari dengan menghidangkan aneka camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi, dan kacang rebus.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan sport tourism (olahraga berbalut pariwisata). Banyuwangi sangat cocok dikembangkan untuk sport tourism, mengingat potensi alamnya yang mendukung.

“Ini merupakan cara kreatif untuk mempromosikan daerah. Trail run melewati pegunungan di lereng Ijen tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Sembari sehat di fisik, para pelari juga akan terpuaskan dengan keindahan alam kawah Ijen,” ujar Anas.

Ajang Banyuwangi Ijen Green Run 2016

Ajang ini tercatat diikuti lebih dari 500 runner dari Jakarta, Denpasar, Surabaya, Bekasi, Samarinda, Bogor, Pasuruan, Malang, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Bekasi, Gresik, Tangerang, Samarinda, dan Palembang. Tak ketinggalan pula, pelari dari kota di sekitar Banyuwangi, seperti Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Probolinggo.

“Ini tentu juga menggerakkan ekonomi karena pelari butuh jasa transportasi, penginapan, kuliner, dan pasti pulang bawa oleh-oleh. Belum lagi mereka bawa rombongan keluarga karena sekalian berwisata di Banyuwangi,” pungkas Anas.

[sumber.beritasatu]