Jadikan Banyuwangi Layak Anak, Pemkab akan Bangun Playground

0
369
Berita Banyuwangi, jenggirat tangi, info banyuwangi, seputar banyuwangi, info banyuwangi terbaru, berita banyuwangi terbaru, pariwisata banyuwangi, iklan banyuwangi, promosi banyuwangi, pasang iklan banyuwangi, kirim berita banyuwangi, berita unik banyuwangi, wisata banyuwangi,

Banyuwangi – Mewujudkan kabupaten yang ramah pada anak, Pemkab dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi, pengusaha swasta dan insan pers, menandatangani pakta integritas Banyuwangi Layak Anak.

Tak hanya itu, Pemkab Banyuwangi segera akan bangun playground (tempat bermain anak) di kantor-kantor pemerintahan mulai tingkat kabupaten hingga kantor desa. Pembangunan playground ini diharapkan diikuti oleh hotel, restauran, pasar modern dan tempat publik lainnya.

“Kami ingin ada tindak lanjut yang nyata setelah dilakukannnya penandatanganan pakta integritas. Maka inilah langkah yang kami lakukan, kami akan menyediakan arena bermain yang layak bagi anak-anak,” kata Anas, Jumat (9/12/2016).

Menurut Anas, berbagai program yang dirancang Pemkab Banyuwangi sudah mengarah kepada kota layak anak. Salah satu contohnya kebijakan penyediaan fasilitas umum dan sosial bagi setiap pengembang perumahan.

Tak hanya itu, program Lahir Procot Pulang Bawa Akta, Penyediaan wifi sebanyak 1.400 titik yang telah terlindungi dari konten pornografi, pembentukan taman posyandu, Anak Tokcer, Pemberian makanan bahan bagi balita, pembentukan kelompok pendukung ASI dan motivator gizi, sebagai arena bermain anak, pemberian Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Siswa Asuh Sebaya, dan Garda Ampuh merupakan sejumlah program yang diinisiasi Pemkab Banyuwangi dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan dan perlindungan bagi anak.

“Kami juga memiliki BCC (Banyuwangi Children Centre) sebagai cara untuk melindungi anak dari kekerasan dan kejahatan. BCC sampai sekarang menjadi instrumen yang ampuh dalam mengurangi kekerasan pada anak karena penanganannya yang cepat dalam merespon aduan,” tuturnya.

Anas pun berjanji akan segera memulai pembangunan playground di kantor pemerintah kabupaten. Anas juga mengintruksikan kepada camat-camat, untuk mengawal anggaran desa untuk pembuatan playground.

“Sehebat apapun rencana kita dalam membuat program untuk menjadi daerah layak anak tidak akan sukses tanpa dukungan dari semua pihak yang ada di daerah. Maka saya melibatkan banyak stakeholder untuk menyediakan fasilitas bermain bagi anak,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Banyuwangi, kekerasan anak di Banyuwangi mengalami penurunan dari 102 kasus di tahun 2015 menjadi 88 kasus di tahun 2016 (data November 2016).

Sementara Ketua PHRI Banyuwangi Zainal Muttaqin memberikan dukungan atas himbauan Bupati Anas untuk menyediakan arena bermain bagi anak. Dia pun akan meminta kepada semua hotel dan restauran yang tergabung di PHRI untuk mengikuti imbauan tersebut.

“Ini langkah yang sangat positif dan akan menjadi nilai tambah bagi hotel maupun restauran di mata pelanggan,” pungkasnya.

[sumber.detikcom]